Text
Kiai sableng santri gendeng : Jenaka tak sekadar tawa
Sebuah tulisan dengan bahasa keseharian yang mudah dipahami dan enak dibaca. Tidak menggurui dalam menerapkan ajaran agama pada kehidupan sehari-hari. Kadang kita akan tersenyum geli, kadng tanpa sadar serasa disindir oleh cerita-cerita dalam tulisan ini.rnDr. Gigih Pridandoko,rnPengajar di Universiti Malaysia Pahang, MalaysiarnrnrnPenuturan yang sarat nilai akan cair, ringan, dan membumi, manakala dilantunkan dengan cengkok budaya asli. Kisah Kiai Sableng Santri Gendeng , oleh Penulis dibawa dari pemikiran epistemologis tak tak terjangkau menuju diferensial ontiq, bak kisah Abunawas. Selamat menikmati perjalan kisah yang akan menyeret kita pada pertanyaan-pertanyaan ruwet mengenai hidup dan kehidupan, tapi tapi dengan santai terjawabkan.rnDrs. Tatok Djoko Sudiarto, MIB, Ph.D (c)rnPengajar di Universitas Paramadina , Jakarta, dan Direktur Pascasarjana Ekonomi Syariah Universitas Azzahra.rnrnrnSentilan-sentilan dalam buku ini menyadarkan kepekaan kita akan permasalahan yang lazim terjadi, dan bagaimana memahaminya. Cerita yang disajikan mudah dicerna karena bahasanya sederhana, dan masalah yang diangkat ada disekeliling kita. Buku ini mengajarkan bahwa persoalan-persoalan yang cukup serius pun bisa disikapi dengan senyum, atau bahkan tertawa, tanpa harus mengernyitkan dahi. Ya, buku ini benar-benar menghibur tapi sarat maknarnPipit Wahyu Nugroho, Dosen Politeknik Negeri Malang, sedang menyelesaikan studi S3 di University of Wollongong, Australia
Ketersediaan
#
Perpustakaan SMPIT Al-Fityan School Gowa (0)
813 AWA k
B02826
Tersedia
Informasi Detail
- Judul Seri
-
-
- No. Panggil
-
813 AWA k
- Penerbit
-
Jakarta selatan :
Ersa.,
2012
- Deskripsi Fisik
-
207 hlm.; 13 x 19 cm
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
978-602-18332-1-6
- Klasifikasi
-
-
- Tipe Isi
-
-
- Tipe Media
-
-
- Tipe Pembawa
-
-
- Edisi
-
Cet. 1
- Subjek
-
- Info Detail Spesifik
-
-
- Pernyataan Tanggungjawab
-
-
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar