Text
Model Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Sekolah
Pendidikan karakter di sekolah dapat ditempuh melalui integrasi pendidikan karakter dalam semua mata pelajaran, melalui integrasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan melalui inetgrasi dengan budaya sekolah. Untuk mendapatkan hasil pendidikan karakter yang maksimal maka pendiidkan karakter di sekolah harus diimplementasikan secara holistik. Hal yang kurang diperhatikan oleh sekolah dalam implementasi pendidikan karakter adalah tentang budaya sekolah yang kondusif Untuk mewujudkan budaya sekolah yang berkarakter, akrab-dinamis, dan positif-aktif perlu ada rekayasa sosial. Dalam mengembangkan budaya sekolah perlu diperhatikan dua level kehidupan: yaitu level individu dan level organisasi atau level sekolah. Level individu, merupakan perilaku siswa selaku individu yang tidak lepas dari budaya sekolah yang ada. Perubahan budaya sekolah memerlukan perubahan perilaku individu. Perilaku individu siswa sangat terkait dengan perilaku pemimpin sekolah. Dalam hal ini bisa perilaku kepala sekolah dan terutama guru, bagaimana mereka memperlakukan para siswa. Program budaya sekolah dapat ditempuh melalui beberapa hal, yaitu : pengkondisian, kegiatan rutin, kegiatan spontanitas, keteladanan, dan kegiatan terprogram. Buku model pendidikan karakter berbasis budaya sekolah ini, menguraikan teori-teori dasar dan pengembangan pendidikan karakter dan implementasi pendidikan karakter di sekolah secara holistik. Terintegrasinya pendidikan karakter dalam seluruh komponen sekolah tentunya akan meminimalisir karkater buruk (bad practice) pendidikan di sekolah sehingga karakter peserta didik dapat berkembang dan terinternalisasi sejak dini.
Tidak tersedia versi lain